jump to navigation

Cerdas Memilih Selasa, 7 Juli 2009

Posted by Heroe Soesanto Soekotjo in Politik.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
add a comment

CERDAS MEMILIH:

Demi Tegaknya Demokrasi di Indonesia

Pada tanggal, 8 Juli 2009, saya menghimbau diri pribadi, keluarga, saudara, teman dan masyarakat pada umumnya untuk turut mensukseskan Pemilihan Presiden 2009 dengan cara menggunakan Hak Pilihnya. Mengapa saya mengatakan demikian? Karena inilah ujung dari pesta demokrasi untuk menunjuk sepasang pemimpin bangsa, agar dapat mewakili bangsa Indonesia ini ke depan.

(lebih…)

Iklan

Cara “Mencontreng” versi KPU Sabtu, 7 Maret 2009

Posted by Heroe Soesanto Soekotjo in Uncategorized.
Tags: , , , , , , , , ,
2 comments

Polemik mengenai penandaan kartu suara akhirnya terjawab juga. Ketua KPU Pusat Abdul Hafiz Anshari, menyampaikan saat pengumuman 26 CSO Civil Society Organizations/Organisasi Masyarakat Sipil di hotel Borobudur, Jakarta (26/02).

Tugas mereka adalah diharapkan dapat memberikan Pendidikan Pemilih kepada pemilih pemula, perempuan, masyarakat marjinal dan pemilih dengan kebutuhan khusus (penyandang cacat, pemilih di daerah terpencil, dan kelompok lain yang terpinggirkan), ujar Hafiz. (lebih…)

Sanksi Bagi Caleg Partai Golkar yang Nakal Jumat, 6 Maret 2009

Posted by Heroe Soesanto Soekotjo in Uncategorized.
Tags: , , , , , ,
add a comment

Surabaya – Massa pemilih Partai Golkar dibuat bingung oleh caleg-caleg Pusat, Propinsi maupun Tingkat II.  Pembinaan oleh Dewan Pimpinan Partai jadi amburadul dengan kehadiran mereka yang tidak berkoordinasi. Keputusan MK mengenai jumlah suara terbanyak, mendorong para caleg mengimplementasikan teori “bola sodok,” dimana bola akan selalu bergulir tak tentu arah hanya untuk mendapatkan dukungan suara tersebut. Semakin dekatnya masa kampanye, saling berebut simpatisan menjadi maklum.

(lebih…)

Apa yang seharusnya dilakukan para Caleg pada Pemilu 2009? Kamis, 5 Maret 2009

Posted by Heroe Soesanto Soekotjo in Uncategorized.
Tags: , , , , , , ,
3 comments

Sebagai seorang Caleg DPRD Propinsi Jatim, saya sering kali mendapatkan undangan dari daerah tingkat II untuk menghadiri acara “sosialisasi pemilu.” Dalam acara tersebut saya terkejut, ternyata tak sedikit kader-kader dan simpatisan Partai Golkar yang belum memahami dan mengerti tata cara “penandaan pada kartu pemilih,” sesuai dengan Undang-Undang No. 10 Tahun 2008 dan Surat Keputusan KPU No. 03 Tahun 2009. (lebih…)